Unggah Status di Whatsapp

3/1/21, 11:01 PM

Sobat, Oleco yakin diantara kita pengguna smartphone, sebagian besar dari kita udah punya aplikasi Whatsapp di HP kita ya. Aplikasi ini menyediakan layanan komunikasi dan interaksi yang lumayan lengkap. Sesama pengguna Whatsapp bisa saling kirim salam, ngirim emoticon, kirim rekaman suara, kirim foto atau gambar, dan bahkan di masa pandemi ini layanan Whatsapp banyak banget membantu pelajar, mahasiswa, pekerja, pengusaha, grup ibu-ibu arisan, grup RW, grup RT dan banyak kalangan bisa saling sapa dan berkoordinasi di grup Whatsapp.

Dengan pengguna global Whatsapp yang udah mencapai 2 Milyar dan dari kabar terakhir yang Oleco dapet, layanan video call Whatsapp akan bisa digunakan di waktu bersamaan oleh 50 orang (sekarang baru bisa dipake 8 pengguna), maka aplikasi ini punya jangkauan yang luar biasa. Layanan lain di Whatsapp yang banyak juga dipake adalah layanan Status Whatsapp. Pengguna Whatsapp bisa mengungah status berbentuk tulisan, foto, gambar, video pendek yang bisa dibaca dan ditonton orang yang bertemen sama kita di Whatsapp. Nah layanan unggah status inilah yang Oleco mau bahas di tulisan ini.

Sobat, Oleco mau tanya dulu. Siapa dari kita yang sadar, Sebagian dari kita atau temen kita terkadang nulis status Whatsapp atau mengunggah foto, gambar atau video yang nyebut nama atau ngegambarin orang lain atau suatu perusahaan atau instansi tertentu di status Whatsappnya?. Misalnya : temen kita nulis kekecewaannya atas layanan perusahaan tertentu. Di statusnya ditulis juga umpatan atau penggambaran kata atau kalimat yang kurang pantas yang ditujukan ke layanan perusahaan ini. Nah kalau Oleco boleh bantu dikit, Oleco mau ajak Sobat untuk menghindari praktek kayak gini ya. Dalam kondisi kecewa, sedih, marah, kadang kita agak sulit menahan diri. Perasaan nggak enak hati dan marah kadang mendorong kita mengambil HP dan sesegera itu juga nulis atau ngunggah status tadi di Whatsapp. Tindakan ini mungkin dirasa akan membantu menumpahkan kekesalan yang kita rasain. Tapi tindakan ini akan berbahaya buat kita lho!

Sobat Oleco yang baik, tulisan, gambar, foto dan video yang kita unggah di status Whatsapp secara nggak sadar akan terekam selamanya di dunia maya. Walaupun status Whatsapp ini Sobat hapus, tapi jejak digitalnya masih ada lho di dunia maya. Tapi hal yang akan membahayakan dari unggahan status Whatsapp yang menyinggung orang lain, perusahaan atau instansi lain ini adalah potensi diperkarakan secara hukum oleh orang, perusahaan atau instansi yang tersinggung ini. Status Whatsapp kita karena bisa diakses oleh temen-temen Whatsapp juga bisa dicapture dan ditransmisikan (dikirim ke orang lain lagi) dengan berbagai cara. Jadinya, status Sobat ini bisa jadi viral dan bisa diakses oleh lebih banyak lagi orang.

Sobat, orang lain yang tersinggung, perusahaan atau instansi yang nama baiknya merasa dirugikan oleh unggahan status Whatsapp kita, bisa menuntut kita dengan berbagai aturan hukum lho. Oleco nggak akan bahas aturan hukum apa aja yang bisa dipake buat laporin kita ke Polisi. Tapi yang pengen Oleco bantu, gimana caranya Sobat nggak terjebak di situasi ini. Lagipula, kita kan nggak bisa ngontrol atau ngelarang orang lain yang pengen ngelaporin kita ke Polisi kan?.

Sobat Oleco yang bijak. Oleco seneng banget berbagi tips gimana caranya ngunggah status Whatsapp biar nggak nyerempet bahaya. Yuk simak 3 tips ala Oleco ini ya.

Tips pertama, yuk kita unggah status yang baik dan menyejukkan di Whatsapp, misalnya : unggah foto makanan yang enak, unggah info barang yang mau Sobat jual dan berlimpah status menyenangkan lainnya.

Tips kedua, kita mesti sadar status Whatsapp ini adalah ruang digital publik yang melekat ke kepentingan semua orang. Kalau ada kata publik, artinya secara hukum setiap orang memiliki hak untuk tidak diganggu pengguna digital lain dan sekaligus berkewajiban nggak mengganggu pengguna digital lain.

Tips ketiga, kalau Sobat sedang emosi, marah atau kecewa sama orang lain atau layanan dari perusahaan atau instansi, Sobat baiknya hindari unggah status Whatsapp ya. Takutnya kita dalam kondisi emosional dan sangat subjektif untuk menilai sesuatu, dan akhirnya tergerak ngunggah status Whatsapp yang berpotensi nyinggung pihak lain.

Yuk Sobat kita bermedia sosial yang bijak dan menyejukkan, biar hidup kita yang sudah berat di masa pandemi ini juga menyejukkan buat kita dan orang lain. Salam Oleco.





KOMENTAR

Terima Kasih !

Tunggu beberapa saat hingga komentar anda tayang.


Eko Cahyo Nugroho

3/5/21, 1:28 PM
Sangat bermanfaat sekali artikelnya

I Wayan Gunada, SH, MH

3/5/21, 1:36 PM
Semoga bermanfaat





Hak Cuti Karyawan

Hai Sobat OLeCo, dalam artikel kali ini akan bahas tentang hak cuti apa aja nih yang berhak diter ...

user image Ika Pristisari 10/15/21, 2:59 AM

Traffic Light Atau Polisi, Siapa Lebih Berkuasa?

Traffic light atau yang seringkali disebut ‘lampu merah’ memang merupakan salah satu alat p ...

user image Glory Ajeng Putri 9/30/21, 10:39 AM

Boleh Nggak Sih Bakar Sampah?

Sampah di rumah lagi numpuk banget, tapi Pak Tukang Sampah belum juga dateng. Hmm, ya udah bakar ...

user image Glory Ajeng Putri 9/24/21, 11:14 AM

Artikel Lainnya